Menkominfo: HUB.ID Accelerator Menggerakkan Semangat Kolaborasi Startup Indonesia
Pemerintah, melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), terus menggerakkan semangat kolaborasi perusahaan rintisan (startup) atau inovator Indonesia untuk menghasilkan terobosan baru dengan HUB.ID Accelerator.
“HUB.ID Accelerator bertujuan menggerakkan semangat kolaborasi inovator Indonesia, untuk menghasilkan terobosan baru melalui platform business matchmaking dan kerja sama bisnis,” ujar Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate, dalam keterangannya terkait Pembukaan Demo Day HUB.ID, pada Senin (10/10/2022).
Dalam acara itu, Menkominfo Johnny G. Plate didampingi Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan; Direktur Ekonomi Digital Kementerian Kominfo, I Nyoman Adhiarna; CEO MDI Ventures, Donald Wihardja; serta Managing Partner Impactto, Italo Gani.
Hadir pula perwakilan 24 startup yang mengikuti Demo Day HUB.ID Accelerator antara lain Verihubs, PasarMIKRO, Kecilin, Nodeflux, Eratani, Ayo Kenalin, Quipster, Avter, ProSehat, Yippy, JasaConnect, Amtiss, Prospero, Grouu, Rakamin Academy, Jwalaku, Djoin, Mallsampah, Looyal, MileApp, Prieds, Amoda, serta Finku.
Menurut Menteri Johnny, program ini digelar untuk mendorong lahirnya startup yang tidak hanya mampu tumbuh, tetapi juga membentuk pangsa pasar dengan mengembangkan model bisnis yang mampu menahan serangan dari berbagai dinamika global.
Sebab, sejak 2020 terdapat 12 startup digital yang mengalami tekanan hingga melakukan pemutusan hubungan kerja atau lay-off akibat ketidakpastian ekonomi global.
“(HUB.ID Accelerator)Tidak hanya untuk tumbuh dan membentuk pangsa pasar dan tidak hanya untuk meningkatkan valuasi startup-nya, namun harus juga mampu tumbuh dengan model-model bisnis yang resilien, yang punya daya tahan yang kuat,” kata Menkominfo.
Menkominfo Johnny mengatakan, forum HUB.ID Accelerator dapat memperkuat startup Indonesia melalui panel diskusi, mentoring, serta business matchmaking.
Program itu juga akan menjadi wadah pertukaran pengetahuan (knowledge exchange), akses pendanaan, serta kerja sama bisnis pelaku startup digital dengan berbagai pemangku kepentingan (stakeholders).
“Penyelenggaraan HUB.ID Accelerator sejauh ini menghasilkan startup unggulan dan produktif bagi ekonomi digital bangsa. HUB.ID menyediakan wadah bagi startup terpilih untuk melakukan pemetaan pasar dan memperluas networking di enam kota, yakni Balikpapan, Surabaya, Denpasar, Medan, Makassar, dan Bandung,” jelasnya.
Lebih lanjut Menkominfo Johnny mengatakan, dalam penyelenggaraan HUB.ID Accelerator tahun lalu, terdapat tujuh startup unggulan Indonesia yang mendapatkan pendanaan investor dengan total mencapai US$17,5 juta (sekitar Rp267,5 miliar).
“Saya turut berbangga atas keberhasilan kedua puluh empat startup dengan tahap pendanaan mulai dari Angel-Invested hingga Pre-series A, yang telah melalui proses penjaringan peserta pada lima sektor bisnis. Yakni B2B Enterprise & Govtech, SME Enabler, Agri & Aquaculture, Financial Services, serta Logistic,” pungkasnya.
Foto: Humas Kominfo
